Malam sepi tanpa rembulan. Kami duduk di bawah langit nan hitam. Memikirkan suatu keadaan. Keadaan yang kiat terpuruk. Keterpurukan itu terlihat jelas dari kelakuan manusia yang tidak menentu. Ah, kalau bicara soal itu, sama aja membicarakan diri sendiri. Tapi, btw....itung-itung introsfeksi juga sih.
Bicara kami sebenarnya ngalor ngidul, sudah ke utara sudah ke selatan. Membicarakan soal tai ayam sampai tai kambing. Tapi intinya sih urusan cari duit. Hihihi...
No comments:
Post a Comment